Cirebon Kota – Tradisi budaya Nadran atau sedekah laut kembali digelar masyarakat nelayan Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Minggu (21/9/2025). Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pagi hingga siang hari, diawali di Kantor Desa Mundu Pesisir dan berakhir di muara sungai menuju perairan laut.
Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran pejabat Polres Cirebon Kota, unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga nelayan setempat. Tradisi turun-temurun tersebut menjadi ajang kebersamaan sekaligus ungkapan syukur masyarakat pesisir kepada Allah SWT atas rezeki laut yang melimpah.
Apel pengamanan dipimpin Kapolsek Mundu AKP Didi Sumardi, S.H., sebelum kegiatan dimulai. Seluruh personel gabungan dari Polres Cirebon Kota, Polairud Polda Jabar, TNI AL, TNI AD, Dishub, serta Satpol PP Kabupaten Cirebon disiagakan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan arak-arakan karnaval yang menempuh rute dari Taman Muara Mundu menuju Jalan Pantura, melintasi perbatasan Desa Mundu Pesisir dengan Desa Bandengan, hingga kembali ke muara sungai Mundu. Warga berbondong-bondong menyaksikan arak-arakan yang diikuti peserta dengan penuh semarak.
Sekitar pukul 11.45 WIB, prosesi puncak larung sajen ke laut dimulai. Sebanyak delapan perahu hias milik nelayan beriringan membawa sesaji ke tengah perairan Mundu Pesisir. Tradisi ini merupakan simbol doa agar para nelayan selalu diberi keselamatan saat melaut dan rezeki yang berkah.
Selain prosesi adat, panitia juga menghadirkan hiburan rakyat berupa sandiwara, organ tunggal dangdut, dan pagelaran wayang kulit. Kegiatan ini menambah semarak suasana serta menarik perhatian masyarakat yang memadati area muara dan pantai.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kabag Ops Polres Cirebon Kota Kompol Munawan, S.H., Kasubagkerma AKP Edi Supeno, S.H., Kasat Polairud AKP Acep, Kapolsek Mundu AKP Didi Sumardi, S.H., serta unsur Muspika Kecamatan Mundu. Turut hadir Kuwu Desa Mundu Pesisir H. Khaerun dan Ketua Panitia Nadran Dul Sholeh bersama tokoh nelayan setempat.
Kondisi cuaca cerah dengan tinggi gelombang laut berkisar 0,2 hingga 0,5 meter dan kecepatan angin 6 knot membuat jalannya larung sajen berlangsung lancar. Ribuan warga menikmati kegiatan budaya pesisir ini dengan tertib dan penuh kebersamaan.
Kasat Polairud Polres Cirebon Kota, AKP Acep, menyampaikan apresiasi: "Polres Cirebon Kota mendukung penuh kegiatan budaya seperti Nadran ini. Selain melestarikan kearifan lokal, acara ini juga mempererat persaudaraan warga pesisir dan aparat."
Sumber: Humas Polri - Polres Cirebon Kota Amankan Tradisi Nadran di Perairan Mundu Pesisir